简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat state monopoly

"state monopoly" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • The 1990s saw the end of state monopoly over the media.
    Baru pada tahun 1990-an monopoli pemerintah terhadap informasi ini diakhiri.
  • In 1975, Gaddafi's government declared a state monopoly on foreign trade.
    Pada tahun 1975, Gaddafi menyatakan bahwa perdagangan luar negeri akan dimonopoli oleh negara.
  • In April 1918, it nationalised foreign trade, establishing a state monopoly on imports and exports.
    Pada April 1918, mereka menasionalisasi perdagangan luar negeri dan menegakkan monopoli negara atas impor dan ekspor.
  • The theory of state monopoly capitalism was initially a neo-Stalinist doctrine popularised after World War II.
    Teori kapitalisme monopoli negara awalnya adalah sebuah doktrin Marxis yang dipopulerkan setelah Perang Dunia II.
  • During some dynasties, the government also imposed state monopolies which became important sources of revenue for the government.
    Selama beberapa dinasti, pemerintah juga memberlakukan monopoli negara yang menjadi sumber pendapatan penting bagi pemerintah.
  • Still, the influence of the world economy on the USSR was limited by fixed domestic prices and a state monopoly on foreign trade.
    Meski demikian, sistem perekonomian Soviet masih berdasar pada harga tetap dan monopoli perdagangan luar negeri oleh negara.
  • The Salt Industry Commission was an organization created in 758, during the decline of Tang dynasty China, used to raise tax revenue from the state monopoly of the salt trade, or salt gabelle.
    Komisi Perindustrian Garam adalah sebuah lembaga pemerintah yang didirikan tahun 758 pada masa tenggelamnya Dinasti Tang China yang digunakan untuk menaikkan pajak penerimaan dari monopoli perdagangan garam oleh negara, serupa seperti gabelle di Prancis.
  • The second stage of reform, in the late 1980s and 1990s, involved the privatization and contracting out of much state-owned industry and the lifting of price controls, protectionist policies, and regulations, although state monopolies in sectors such as banking and petroleum remained.
    Reformasi tahap kedua dari akhir tahun 1980-an hingga tahun 1990-an meliputi privatisasi, pengkontrakan industri-industri yang dimiliki negara, dan pencabutan kontrol harga, kebijakan proteksionis, dan regulasi, walaupun monopoli negara masih ada di beberapa bidang seperti perbankan dan minyak.